Minggu, 27 Februari 2011

Targetkan 3 Besar Pada Pemilu 2014, PKS Siap Diverifikasi

Yogyakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan masuk dalam 3 besar dalam pemilu 2014. PKS juga menyatakan siap dilakukan verifikasi sebagai peserta pemilu 2014.

"Konsolidasi kita dengan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah seluruh Indonesia sudah selesai," kata Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq kepada wartawan saat membacakan rekomendasi Mukernas di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Sabtu (26/2/2011).

Oleh karena konsolidasi dengan semua DPW dan DPD telah usai, PKS mulai saat ini telah menyiapkan kader-kader untuk pemilu 2014. PKS juga menargetkan 1 juta kader tambahan dalam satu tahun. Semua daerah dan wilayah hingga tingkat bawah harus bekerja keras untuk menambah jumlah kader di semua struktur dan jaringan.

"Dengan kesiapan dan selesainya konsolidasi dengan semua kader PKS serta capaian hasil saat ini, PKS juga siap diverifikasi pertama kali sebagai peserta pemilu. Target kita bisa masuk 3 besar," kata Luthfi didampingi Sekjen Anis Matta.

Selain persiapan pemilu 2014 lanjut Luthfi, PKS juga menyerukan kepada segenap masyarakat untuk terus memelihara iklim kebersamaan, tolong-menolong, mengedepankan dialog serta menghindari kekerasan atau tindakan yang memancing kekerasan. Berkaitan dengan masalah hukum, PKS mengingatkan agar penegakan hukum harus dijalanan secara adil dan obyektif dan memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Berbuat Atau Tidak, Kader PKS Harus Hindari Tempat Judi

Jakarta - Ditangkapnya anggota DPRD kota Gorontalo asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di sebuah rumah yang diduga lokasi judi harus jadi pelajaran. Berbuat atau tidak, lokasi tersebut sebisa mungkin dihindari.

"Melakukan atau tidak melakukan, kita minta anggota Dewan  untuk menghindari tempat semacam itu," kata Ketua DPW PKS Gorontalo, Helmi Adam, kepadadetikcom, Minggu (27/2/2011).
Menurut Helmi, sebagai pejabat publik, kehormatan diri harus tetap dijaga. Karena itu, jangan sampai kasus yang menimpa kader PKS berinisial DD tersebut terulang.

"Kta harus menjaga kehormatan karena sebagai pejabat publik kita pasti disorot masyarakat," tegasnya.

DD ditangkap di salah satu rumah warga Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Gorontalo, Jumat petang (25/2/2011) bersama sejumlah orang yang diduga bermain judi. Dari hasil penggerebekan itu, polisi mengamankan barang bukti uang senilai Rp 800 ribu, serta kartu domino yang digunakan dalam permainan judi.
Rencananya, tim investigasi internal PKS akan memanggil DD pada Senin (28/2) malam. Sanksi langsung dijatuhkan setelah proses investigasi selesai. Ancaman maksimalnya pemecatan.

Minggu, 13 Februari 2011

Hikmah Kasih Rasulullah


Hikmah: Kasih Rasul
Ilustrasi
Oleh Nur Faizin

Masyarakat jahiliah adalah masyarakat yang beringas, barbar, dan bersikap keras. Kebanggaan mereka  adalah ketika mampu menyelesaikan segala permasalahan dengan kekerasan dan peperangan. Mereka merendahkan klan yang kalah, lemah, dan sering kalah dalam peperangan. Kuda, pedang, dan anak laki-laki yang kuat merupakan simbol yang dibanggakan masyarakat jahiliah di zaman Rasulullah SAW.

Dalam kondisi seperti itulah Rasulullah SAW diutus Allah SWT untuk mengubah fenomena kekerasan dengan kasih, mengubah kebencian dengan sayang, dan peperangan dengan perdamaian. Rasul menegaskan, "Allah SWT hanya memberikan kasih sayangnya kepada hamba-hambanya yang penuh kasih." (HR ath-Thabrani).

Merupakan kesalahan jika Islam dipersepsikan sebagai agama keras atau mengajarkan kekerasan. Begitu juga tindakan-tindakan sebagian pemeluknya yang dapat mencoreng wajah santun dan lemah lembut Islam. Dalam kitab Mizanul Hikmah Imam al-Baqir pernah berkata, "Agama (Islam) ini tidak lain adalah cinta."

Al-Aqra` ibn Habis at-Tamimin suatu hari melihat Rasulullah SAW mencium kedua cucunya, Hasan dan Husain. Dia heran kemudian berkata kepada Rasulullah, "Aku adalah orang yang punya sepuluh anak, namun aku tidak pernah mencium satu pun di antara mereka." Rasulullah SAW kemudian menjawab, "Sesungguhnya orang yang tidak punya kasih sayang tidak akan dirahmati (Allah SWT)." (HR Ahmad dan lain-lain)

Karakter PKS masih semiterbuka

Karakter PKS masih Semiterbuka
Sukardi Rinakit, Pengamat Politik---MI/Adam DP/ip
JAKARTA :Langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertemu Sri Sultan Hamengku Bowono X sebelum menggelar Mukernas PKS di Yogyakarta, 24-27 Februari 2011, dinilai sebagai langkah positif. Sebab, selain sebagai bentuk kulonuwun kepada Sri Sultan, langkah PKS itu bisa menggambarkan bahwa partai yang sebelumnya dianggap eksklusif itu telah berubah menjadi inklusif. 

Pengamat politik Sukardi Rinakit mengatakan, apa yang dilakukan PKS tetap dalam kalkulasi politik rasional. Karena, perhelatan Mukernas PKS kali ini dilaksanakan di YogYakarta di mana Sri Sultan HB X sebagai gubernur sekaligus ’pemimpin’ Jawa. 

”Apa yang dilakukan Sekjen PKS Anis Matta dengan menemui Sri Sultan masih sebatas kulonuwun karena wilayahnya akan dipakai untuk mukernas. Dan saya belum melihat di balik itu sudah ada motivasi politik menuju 2014,” ulas Sukardi. 

Namun, lanjut Sukardi, langkah tersebut berefek positif karena mampu menggambarkan partai yang kerap dianggap eksklusif itu telah berubah menjadi inklusif dan terbuka, sesuai amanat Munas PKS. 
”Memang semestinya harus lebih terbuka. Karena jika masih mempertahankan sebagai partai eksklusif yang hanya mengandalkan basis tradisional, perolehan suara PKS tidak akan berubah secara signifikan. Sudah saatnya membuka diri untuk meraih peluang lebih luas lagi,” ujar Sukardi. 

Di sisi lain, menurut Sukardi, komunikasi politik PKS kepada sejumlah tokoh seperti yang telah dilakukan Anis Matta dengan Sri Sultan, ke depan harus lebih ditingkatkan. Hal itu untuk membuktikan bahwa paradigma PKS sudah terbuka sehingga peluang meraih dukungan dari sejumlah tokoh yang memiliki basis massa yang kuat, juga ikut terbuka. 

”Untuk itu harus membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, terlebih dengan para tokoh, siapa pun harus didekati. Dengan begitu, bisa belajar kebijakan dari tokoh siapa pun dan mana pun. Dan yang tak kalah penting, langkah berani PKS mendekati sejumlah tokoh, akan menjelaskan kepada masyarakat dan pemerintahan sekarang bahwa partai itu mampu memberikan kontribusi meskipun harus memulai sesuatu yang baru,” jelas Sukardi. 

Sementara itu, Pengamat Politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi mengatakan posisi PKS masih dilematis. Meskipun hasil Munas PKS mengamanatkan menjadi partai terbuka, namun faktanya tidak mudah. 

”Jika tetap tidak membuka diri dengan hanya mengandalkan basis tradisonal, bisa dipastikan PKS tidak akan berkembang signifikan. Tapi kalau harus menjadi partai terbuka, akan banyak kader militan dan fundamentalis yang terpecah,” ungkap Burhanuddin. 

Pilihan tersulit lainnya, lanjut Burhanuddin, apakah PKS akan mengusung calon presiden dari internal partai atau di luar partai. Ini juga pilihan yang tidak mudah bagi PKS. 

”Jika diambil dari luar partai, PKS dianggap belum mampu melahirkan kader terbaik untuk menjadi pemimpin nasional. Tapi jika dari internal partai, faksionalisasi internal bisa semakin tajam. Dan ini harus diperhitungkan secara matang. Tapi, terlepas dari itu semua, PKS harus berani mengambil pilihan, karena menurut saya, karakter PKS masih semi terbuka,” pungkas Burhanuddin. 

Rabu, 09 Februari 2011

PKS Usung “Jazuli Juwaeni Calon Gubernur Banten tahun 2011

jazuli-juwaeni

Ketua DPW PKS Banten, Irfan Maulidi mengajak seluruh struktur DPD dan DPC PKS se-Banten untuk memenangkan calon Gubernur Banten, Jazuli Juwaeni dalam Pilkada Gubernur Banten tahun 2011 yang diusung oleh PKS.
Hal tersebut disampaikan Hilmi saat Pra Musyawarah Kerja Daerah (Pra Mukerda) DPD PKS Kota Tangerang di hadapan segenap pengurus DPD PKS Kota Tangerang periode 2011-2015 dan pengurus DPC PKS Kota Tangerang di 13 kecamatan.
”Saya ucapan selamat atas terpilihnya pengurus baru DPD PKS Kota Tangerang periode 2011-2015 dan pengurus baru DPC PKS Kota Tangerang di 13 kecamatan serta mengajak seluruh struktur DPD dan DPC PKS se-Banten untuk memenangkan calon Gubernur  Jazuli Juwaeni dalam Pilkada Gubernur Banten tahun 2011,” tegasnya.
Pra Mukerda  diselenggarakan untuk mensosialisasikan program-program kerja hasil MUSDA II yang lalu juga sebagai sarana koordinasi setelah 13 DPC PKS Kota Tangerang sukses  membentuk kepengurusan terbaru periode 2011 – 2015

JAZULI CENTER
Salurkan Aspirasi Anda Melalui Sms ke 081911148671
(Disertai nama dan alamat) SAATNYA BANTEN BERUBAH

Selasa, 01 Februari 2011

Agamamu Adalah “Darah Dagingmu”


 
Selasa, 01 februari 2011
Bangga sebagai Khoiru Ummah
SETELAH kita mensyukuri nikmat Allah, bahwa kita sebagai Muslim, dengan mengamalkan ajaran Islam dengan penuh konsisten, saya ingin agar setiap Muslim menumbuhkan dan memiliki solidaritas dengan sesama Muslim yang lain.
Barangsiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum Muslimin, tidak termasuk golongan mereka.” (al Hadits).
Bukan hanya untuk sesama Muslim yang berada di Indonesia tapi juga bagi seluruh saudara-saudara Muslim di seluruh muka bumi. Seorang Muslim tidak boleh hidup untuk dirinya sendiri sehingga tidak peduli dengan kehidupan saudara-saudaranya kaum Muslimin yang lain. Tapi setiap Muslim ketika melakukan shalat, ia mengatakan, ”Iyyaka na’budu waiyyaka nastai’in..” (Kepada-Mu lah kami menyembah dan kepada-Mu lah kami meinta pertolongan..)
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah SWT.” (QS. Ali Imran (3) : 110).
Mengapa ayat al-Qur’an menggunakan lafazh “kami” dalam ayat tersebut, karena kita tidaklah sendiri melainkan kita adalah satu kelompok besar manusia, kita adalah satu umat. Kita adalah bagian dari seluruh umat Muslim dunia. Begitu juga Allah swt tidak menyeru dengan menggunakan lafazh “Yaa ayyyuhal mukmin, wahai orang beriman, melainkan dengan panggilan, “Yaa ayyuhal ladzina amanu, wahai orang-orang yang beriman, yakni dengan menggunakan lafadz jamak yang berarti banyak.
Oleh karena itu kaum Muslimin harus hidup bahu membahu. Jadilah engkau seperti kedua tangan, saling bergandengan (kun kalyadaini). Janganlah engkau seperti kedua telinga, berdekatan jarak tetapi tidak memiliki alasan untuk akrab, dekat dan erat (walaa takun kal udzunaini). Secara fisik saling berhimpitan, tetapi hatinya saling berselisih. Dekat di mata, jauh di hati. Yang kuat mengayomi yang lemah. Yang kaya membantu yang miskin. Kita adalah umat yang satu, yang saling membantu. Ukhuwah adalah pelajaran Islam yang paling penting. Ukhuwahlah yang bisa membangkitkan dan menyatukan umat saat ini. Sebab meskipun kita memiliki jumlah umat yang besar dan jumlah harta yang banyak, sumber daya alam yang melimpah, sumber daya insan yang berkualitas, tetapi ketika kita menyaksikan ukhuwah itu hilang, maka kita menjadi kelompok paling lemah/hina di antara kelompok umat manusia.

Karakter Pendidikan Islam vs Pendidikan Barat

Senin, 24 Januari 2011
Oleh: Muhammad Deden Suryadiningrat

Pendidikan merupakan salah satu unsur yang sangat penting terhadap pembentukan karakter dan pembangun  peradaban suatu bangsa. Setidaknya ada tiga faktor pembentukan sebuah peradaban yaitu pandangan hidup (worldview), ilmu pengetahuan (science) dan salah satunya adalah pendidikan (education). Kaitan antara ketiga faktor tersebut merupakan vicious circle (lingkaran setan). Artinya pandangan hidup dapat lahir dan berkembang dari akumulasi ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui proses pendidikan.

Islam dan Barat memiliki pandangan berbeda mengenai pendidikan. Paham rasionalisme empirisme, humanisme, kapitalisme, eksistensialisme, relatifisme, atheisme, dan lainnya yang berkembang di Barat dijadikan dasar pijakan bagi konsep-konsep pendidikan Barat. Ini jauh berbeda dengan Islam yang memiliki al-Qur’an, Sunnah dan Ijtihad para ulama sebagai konsep pendidikannya. Hal inilah yang membedakan ciri pendidikan yang ada di Barat dengan pendidikan Islam. Masing-masing peradaban ini memiliki karakter yang berbeda sehingga out put yang ‘dihasilkan’ pun berbeda.

Tokoh pendidikan Barat, John Dewey mengatakan bahwa Pendidikan suatu bangsa dapat ditinjau dari dua segi; pertama, dari sudut pandang masyarakat (community perspective), dan kedua, dari segi pandangan individu (individual perspective). Dari segi pandangan masyarakat, pendidikan berarti pewarisan kebudayaan dari generasi tua kepada generasi muda agar hidup masyarakat tetap berlanjutan. Sedangkan dari sudut pandang individu, pendidikan berarti pengembangan potensi-potensi yang terpendam dan tersembunyi.
Jadi, Pendidikan merupakan sebuah proses, bukan hanya sekedar mengembangkan aspek intelektual semata atau hanya sebagai transfer pengetahuan dari satu orang ke orang lain saja, tapi juga sebagai proses transformasi nilai dan pembentukan karakter dalam segala aspeknya. Dengan kata lain, pendidikan juga ikut berperan dalam membangun peradaban dan membangun masa depan bangsa.


Pengertian Pendidikan Islam

Dr. Yusuf Qaradhawi memberikan pengertian pendidikan Islam sebagai pendidikan manusia seutuhnya (whole human education); akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya; akhlak dan keterampilannya. Sedangkan Prof. Dr. Hasan Langgulung merumuskan pendidikan Islam sebagai proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal di dunia dan memetik hasilnya di akhirat.

Islam yang diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad mengandung implikasi kependidikan yang bertujuan untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin. Di dalamnya terkandung suatu potensi yang mengacu kepada dua fenomena perkembangan , yaitu:

1.     Potensi psikologis yang mempengaruhi manusia untuk menjadi sosok pribadi yang berkualitas bijak dan menyandang derajat mulia melebihi makhluk-makhluk lainnya.

2.     Potensi perkembangan kehidupan manusia sebagai ‘khalifah’ di muka bumi yang dinamis dan kreatif serta responsif terhadap lingkungan sekitarnya, baik yang alamiah maupun yang ijtima\'iyah dimana Tuhan menjadi potensi sentral perkembangannya.
 

Blogger